Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban gempa Sumatra Utara, KAMMI Daerah Semarang akan memberikan sumbangan kepada keluarga mahasiswa asli Padang yang kebetulan keliah di Semarang. dengan program ini diharapkan dapat meringankan saodara kita yang saat ini tertimpa musibah bencana gempa terutama saodara kita. Kami mengkhawatirkan adanya bencana ini akan mengganggu studi mereka karena keluarga mereka dalam kondisi yang kurang baik karena bencana, oleh karena itu kami berharap dengan bantuan ini dapat meringankan beban keluarga mereka. Selain itu dengan program ini bantuan yang sudah di kumpulkan diharapkan lebih tepat sasaran, karena sebagian besar dana bantuan sudah dikirimkan ke padang, kita berinisiatif untuk memberikan kepada keluarga mahasiswa yang sekarang kuliah di semarang, karena mereka justru malah terlupakan. Padahal mereka sangat membtuhkan bantuan itu saat ini.
Sementara ini KAMMI Semarang sudah menyiapkan dana 16 Juta untuk keluarga mahasiswa Semarang korban gempa. Tapi kami yakin masih akan bertambah karena penggalangan masih berlangsung hingga jumat, paling tidak nanti akan ada dana sekitar 20 juta, meskipun tidak banyak kami berharap ini dapat membantu mereka. Dana ini merupakan dana bantuan dari para kader KAMMI dan juga mahasiswa umum di berbagai perguruan tinggi di Kota Semarang. kami masih menerima bantuan apabila ada pihak pihak yang ingin berpartisipasi dalam program ini.
Mahasiswa yang akan diberikan sumbangan tentu akan diseleksi karena keterbatasan dana, mereka yang membutuhkan akan lebih di prioritaskan. Minggu ini Deparemen Sosmas KAMMI Semarang masih mengumpulkan data-data dari berbagai perguruan tinggi. Apabila ada mahasiswa yang ingin mengajukan diri untuk mendapatkan bantuan bisa langsung menghubungi kami dan mendaftar di secretariat KAMMI di Jalan Ngesrep Timur III no. 20
Selain di berikan bantuan Mahasiswa asal padang juga akan dimanfaatkan sebagai Relawan dan akan kita kirim ke padang untuk beberapa waktu, sehingga selain menjadi relawan gempa, mereka juga dapat menengok keluarga mereka di padang. Karena ada beberapa mahasiswa Padang yang tidak memiliki dana untuk dapat kembali ke Daerah mereka untuk sedekar menengok sanak keluarganya yang terkena musibah bencana.
